Seorang teman menulis ini untuk seseorang yang disukainya secara diam-diam. Saya menuliskannya kembali di sini atas izin. Siapa tahu orang itu singgah di blog ini dan membacanya...secara diam-diam.
"the words are unspoken
mendakwaku surut satu langkah
menyetubuhi angan kosong tanpa kata-kata
hanya membawa setiaku khusyuk mencetak wajahmu, lagi dan lagi.
raguku mengulum damba
menahan untuk menyentuh hatimu
ajari aku menemukan jawabnya
agar ku tak tersia dalam semunya mimpi"
Credit to: Shounonana
"the words are unspoken
mendakwaku surut satu langkah
menyetubuhi angan kosong tanpa kata-kata
hanya membawa setiaku khusyuk mencetak wajahmu, lagi dan lagi.
raguku mengulum damba
menahan untuk menyentuh hatimu
ajari aku menemukan jawabnya
agar ku tak tersia dalam semunya mimpi"
Credit to: Shounonana
No comments:
Post a Comment