And you know, and you know, and you know, I’m right
(HURTS)
Setelah beberapa bulan menarik diri dari orbit sosialiasi, saya kembali memasuki orbit dan memutuskan untuk menulis kembali. Menulis adalah bagian dari diri saya yang selalu ingin saya pertahankan. Sebut saja sebagai bagian dari identitas diri. Sebut saja dengan hobi. Sebut saja dengan pengisi waktu luang. Apapun sebutannya, menulis bukanlah sesuatu yang benar-benar ingin saya acuhkan (walaupun pada kenyataannya, saya telah keluar dari orbit penulisan selama hampir delapan belas bulan—sebuah rekor!). Namun di dalam alam bawah sadar, saya tahu saya ingin terus menulis. Bukan dengan gaya. Bukan demi gaya. Hanya ingin dan menjadikan ‘tulisan’ itu sendiri sebagai tujuan akhir dari kegiatan menulis. Hanya itu batasnya.
Saya berharap saya tahu dengan penuh kesadaran bahwa inilah hal yang benar. Saat ini, saya tahu inilah yang benar untuk diri saya. Saya berharap para Pembaca mengetahui bahwa saya benar dalam realitas milik saya dan bersedia menerima saya apa adanya (bukan ada apanya). Begitu juga sebaliknya. Para Pembaca adalah benar dalam realitas milik para Pembaca dan saya akan menerima para Pembaca apa adanya (bukan ada apanya). Distorsi yang muncul dari perbedaan di antara para Pembaca dan saya adalah buah karya Kehidupan yang hendaknya diperlakukan dengan adil dan seksama demi kuatnya hubungan kita.
Saya berharap blog ini bisa menjadi kanal yang mengantar keluar seluruh isi pikiran di dalam kepala saya yang terlalu bulat. Saya berharap kehadiran saya dapat mengajak para Pembaca untuk sedikit berpikir, sedikit tersenyum, sedikit terbuka, dan sedikit-sedikit lainnya. Yang mana pun ‘sedikit’ yang Pembaca pilih, saya berharap ‘yang sedikit’ itu membawa kebaikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, kepada kita semua.
Terima kasih telah membaca Saya.
PS: And I know you’re right.
No comments:
Post a Comment